Minggu, 29 Januari 2012

Desa Pasir Jambu Bogor Penghasil Aci Singkong



       Ketergantungan warga masyarakat Desa Pasir Jambu Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor terhadap usaha kerajinan pembuatan aci singkong yang menjadi bahan dasar tepung tapioka ini, cukup tinggi. Hampir 30 persen warganya hidup dari singkong walaupun sebagian diantaranya hanya sebagai kulinya saja
      Setidaknya ada 40 orang pengrajin aci singkong yang tergabung dalam Kelompok Tani Matahari Terbit. Salah satunya Nunung Nurhayati (34) warga Kampung Kebon Rumput, yang telah mengadu peruntungan dari usaha pembuatan aci singkong selama puluhan tahun. Ia mewarisi usaha tersebut dari ayahnya yang juga berprofresi sebagai pengrajin aci singkong.
    “Disini dari dulu warganya memang pengrajin aci singkong, walaupun memang usaha ini bisa disebut usaha musiman karena tergantung pada panas matahari tapi warga tetap tidak meninggalkan usaha pembuatan aci singkong,”sebutnya.
     Hal yang mendasari warga Desa Pasir Jambu untuk tidak beralih ke usaha lain adalah perputaran uang yang dihasilkan cepat. Mereka hanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk dapat menghasilkan uang dari usaha tersebut.
    Nunung mengatakan sampai saat ini di wilayah Desa Pasir Jambu terdapat 5 penggilingan singkong. Setiap penggilingan, dalam sehari membutuhkan singkong berkisar antara 4 hingga 5 ton.
     Menurutnya, untuk menghasilkan tepung tapioka yang berkualitas, dibutuhkan singkong yang memiliki kadar tepung tinggi yaitu singkong yang dipanen setelah berusia lebih dari 8 bulan. Produksi optimal tepung tapioka ditentukan oleh kualitas bahan baku. Dengan kualitas bahan baku yang baik, satu ton singkong dapat menghasilkan 35 – 40% atau sekitar 350 kg aci singkong.
     Sementara itu produksi aci singkong yang diproduksi warga Desa Pasir Jambu dijualnya ke pabrik pengolahan tepung tapioka yang berada di wilayah Kelurahan Ciluer dan Pasirlaja. “Rata-rata kami menjual hasil produksi dalam bentuk tepung atau aci kasar kering, dengan harga berkisar antara Rp 5.500 – Rp 6.000/kg,” ujar Nunung.
     Dikatakannya, banyak yang dapat diperoleh dari usaha singkong karena hampir tak ada bekasnya. “Semuanya dapat dipastikan habis tak berbekas karena ampasnya pun bisa kita jual. Ampas singkong atau ongok yang sudah kering dijual seharga Rp 1.500 – Rp 1.800 perkilonya, dan kulit singkong sendiri biasanya kami gunakan sebagai pakan ternak kambing atau juga dibikin kompos untuk pupuk tanaman,” ungkapnya.
      Ia mengatakan kendala yang dihadapi para pengusaha penggilingan singkong saat ini adalah masalah bahan baku. Belakangan ini singkong sebagai bahan baku utama semakin sulit didapat.
    “Kini sulit mencari singkong di Bogor. Jadi pengrajin disini biasanya memesan singkong hingga ke Sukabumi, Banten bahkan ke daerah luar Jawa seperti Lampung. Saat ini harga singkong diterima di tempat penggilingan mencapai Rp 700 – Rp 800 per kg,” paparnya.
    
Tingkatkan Pendapatan Warga
     Keberadaan lima penggilingan singkong di Desa Pasir Jambu ini jelas sekali mampu menyerap tenaga kerja serta meningkatkan pendapatan warga di lingkungan setempat.
      Setiap penggilingan membutuhkan sekitar 20 orang tenaga kerja, yang terdiri dari tenaga pengupasan, pencucian dan pengolahan serta tenaga penjemuran aci kasar. Setiap tenaga kerja berpenghasilan sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu.
      Sebagai contoh untuk tenaga pengupasan, yang umumnya dilakukan oleh kaum wanita, seorang tenaga kerja perharinya bisa melakukan pengupasan sebanyak enam kwintal singkong dalam waktu lima jam, upah yang mereka dapatkan Rp 30 ribu.
     “Saya sangat bersyukur dengan keberadaan usaha penggilingan singkong ini, karena bisa membantu pendapatan ekonomi keluaraga,” ungkap Romlah salah seorang pekerja pengupas singkong.  (Fuzan/Gesit)

4 komentar:

  1. -UNDANGAN TERBUKA-
    -SILAKAN SAMPAIKAN KEPADA KOLEGA, KELUARGA, SAUDARA, dan REKAN ANDA-
    -----------------------------------------------------------
    Ditunggu untuk para rekan-rekan yang ingin dan butuh tahu tentang dapur produksi Tepung Tapioka kami, di PT. Suryapati Kencana, Ngemplak Kidul, Margoyoso, Pati - Jateng.
    Adi.
    085 226 26 1819

    -Nama: Alex Cahyadi
    -Lokasi/Kota Domisili: Bulumanis Lor, RT/RW. 02/02 Margoyoso, Pati - Jateng
    -Nama Komoditi/Produk: Tepung Tapioka, Tepung Terigu
    ----------------------------------------------------------------
    -Detail Komoditi/Produk: Tepung Tapioka
    -Jumlah/Stok: 500 Ton/bulan
    -Harga (Rp): 4.800
    -Minimal Pesan: 7-8 Ton

    BalasHapus

  2. Bagi agan2 y butuh pasokan singkong utk dipasar,home industri maupun industri saya siap menyuplai atau memasok singkong dng harga y bersaing,baik dlm jumlah sedikit maupun jumlah banyak..bilah ada y berminat silahkn merapat...081388522118

    BalasHapus
  3. Bagi semua yg membutuh pasokan singkong utk dipasar,home industri maupun industri saya siap memasok singkong dng harga hrg bersaing bisa dlm jumlah sedikit dan jumlah banyak.Hub...08998822501

    BalasHapus
  4. Dicari singkong manggu usia 9bulan smp 13 bulan yg sudah di kupas untuk produk tepung tapioca harga/kg 900 rupiah terima di tempat (sentul sirkuit) pembayaran cash..kebutuhan 1500kg perharinya
    Sms/tlpn 085782512906 Victor

    BalasHapus